Jumat, 03 Oktober 2014

Misteri Model Bungkus Rokok

Standard
Menjadi orang terkenal keliatannya menyenangkan. Setiap ke suatu tempat, setiap bertemu dengan seseorang, sudah bukan hal aneh lagi orang tersebut mendapatkan senyuman, sapaan, bahkan permintaan untuk foto bersama. Gue sering ngebayangin gimana kehidupan sehari-harinya penyanyi cantik idaman semua pria, Raisa. Tiap selesai makan di warung, mungkin dia nggak perlu buka dompet. Tapi cukup mengibaskan rambut dengan tatapan sayu, jilat-jilat-gigit bibir bagian bawah, lalu bilang gini ke abang-abangnya, “Semuanyah berapah, mas?”

Kemudian gratis.

Hampir semua laki-laki menjadikan Raisa sebagai pacar imajiner. Hampir tiap minggu gue selalu menemukan foto Raisa di Path, yang dijadiin meme sama orang-orang. Nggak kebayang kalau dia pergi ke suatu tempat. Berapa orang yang minta foto bareng sama dia. Mungkin setiap merem, pas melek lagi udah ada orang lagi yang muncul sambil nenteng-nenteng kamera.

Untung waktu jadian, gue sempet foto bareng.

Romantis...

Kenangan terindah...

Mungkin semua orang sepaham kalau tiap artis, penyanyi, ataupun model, kalau ke mana-mana selalu dipandang ‘wah’ sama orang-orang. Tapi setelah gue pahami, apa orang yang jadi model di bungkus ini juga diperlakukan sama dengan yang lain?


Di mana-mana setiap gue pergi, gue selalu nemuin foto orang ini di bungkus-bungkus rokok ternama. Mungkin hal ini merupakan hal yang baru di kancah industri kreatif. Di saat Raisa mengawali karirnya dari panggung ke panggung, Raditya Dika mengawali karirnya dari tulisan ke tulisan, dan orang ini, mengawali karirnya dari bungkus ke bungkus. Yang parahnya lagi, dia tampil dengan image sebagai penghilang nafsu ngerokok. Bayangin, penghilang nafsu ngerokok. Musuhnya para perokok.

Lantas muncul pertanyaan dalam diri gue: siapakah orang di model ini? Siapakah orang yang tega ngebohongin dia sampai mau ada di bungkus rokok seperti ini?

Kalau dibayangin, mungkin sebelum dijadiin model bungkus rokok, terjadi percakapan seperti ini antara dia dengan agensi iklan rokok.

“Mas, mau jadi model saya, nggak?”

“WAH! Mau mas! MAU! Tapi model buat apa ya?”

“Buat nakutin orang,”

Jadi model bungkus rokok emang nggak ada yang salah, tapi kalau tujuannya buat nakut-nakutin orang, kebayang nggak sih kehidupan sehari-harinya gimana. Kita tau sendiri perokok di Indonesia banyaknya minta ampun. Semua kalangan rata-rata ngerokok. Mulai dari pelajar, sampai preman. Dan dia, muncul sebagai penghalang buat ngerokok. Kan kalau dibayangin kasian. Di saat model-model lain kalau jalan dimintain foto, "KAKKK! Kakak yang di iklan ini kan, ya?! Aaaaak! Foto bareng dooong!" kalau dia malah diteriakin, "OH! JADI ELO PENGHILANG NAFSU NGEROKOK GUE?!", atau, "DASAR BAJINGAN!!!", atau mungkin yang lebih parahnya lagi, setiap dia lewat perkampungan, dianya digebukin preman gara-gara emosinya nggak bisa ditahan lagi.

Setelah gue cari info tentang siapa dia, asalnya dari mana, nggak ketemu. Mungkin dia diisolasi pabrik rokok, biar nggak dimutilasi masyarakat.

Tapi pas tadi gue iseng-iseng searching di internet, gue baru tau kalau dia ini model iklan Djarum 76 yang terbaru.

Nih videonya:



Entah di iklan ini beneran dia atau bukan, yang jelas, gue yakin hidupnya nggak tenang kalau lewat pemukiman warga dan warung-warung tongkrongan anak STM.

Ada yang tau dia siapa, nggak? Gue penasaran...

6 komentar:

  1. gue juga penasaran bang, muka keenan pearce kenapa jadi begitu ya bang? dia lagi kena diare apa gimana?

    BalasHapus
  2. Itu muka keenan overdosis susu basi apa gimana ya-_-
    Kasian banget si model horror itu sekarang jadi inceran semua, pasti idupnya gak tenang(?)

    BalasHapus
  3. Bagi orang yg takut sama bungkus rokok jaman skarang. Mereka memilih untuk beli rokok eceran diwarung \o/~

    BalasHapus

Komenin Ya!