Rabu, 19 Maret 2014

Tips Ujian

Standard
Denger-denger anak kelas 3 SMA lagi pada ujian sekolah? Trus mau menghadapi ujian nasional juga? Astagaaaa, sebagai senior, gue merasa gagal dalam memahami dan membimbing pemuda-pemudi Indonesia untuk meneruskan cita-cita para proklamator. Untuk itu, gue bakalan ngasih beberapa tips, agar ujian kalian jadi lancar dan terhindar dari marabahaya. Ingat, tips ujian ini bukan hanya untuk kelas 3 aja ya. Semua tingkat juga bisa.

Umm... sebelumnya, saya mohon tips ini dibaca dengan serius. Saya lagi nggak mau bercanda. Trims.

1. Sebelum Ujian
Kalau kata orang, sebelum ujian harus belajar dan berdoa. Menurut saya, statement tersebut sangat keliru pada zaman sekarang. Betul, yang anda harus lakukan sebelum ujian adalah menyingkirkan kursi kosong yang ada di belakang kelas. Tau kenapa? Kalau sampai ada kursi kosong yang ada di belakang kelas, ini bisa jadi pemicu pengawas untuk duduk, dan mengawasi punggung anda dengan tatapan tajam. Kalau seandainya ini semua terjadi, lidah anda pasti akan membeku, kepala pun demikian. Atau boleh saja anda menaruh kursi di belakang kelas, asalkan, kursinya kursi pelontar. Jadi, ketika pengawas duduk, DUARRRR! Dia terbang ke langit.

2. Membaca Doa
Setelah menyingkirkan kursi kosong, tahap selanjutnya yang harus anda lakukan adalah berdoa. Kalau kata pesan orangtua, sebelum memulai sesuatu, hendaknya kita berdoa terlebih dahulu agar diberi kelancaran. Betul, jujur, saya termasuk orang yang kalau mau ngapa-ngapain pasti berdoa dulu. Mau makan, doa. Mau tidur, doa. Bahkan, pas mau nyolokin flashdisk aja saya doa dulu. Biar aman.

Nah, yang perlu saya ingatkan kembali, bacalah doa yang maknanya nyambung, tetapi efisien. Jangan sebelum ujian, malah baca doa makan. Atau karna saking semangatnya mau ujian, bacanya surat Al-Baqoroh, terus udahannya dua hari. 

Tenang, doa apapun asalkan niatnya baik, pasti didengar kok oleh Tuhan YME. *kibas jambul*

3. Pengisian Nama
Sebelum fokeus untuk menjawab soal, pastikan dalam pengisian data juga harus lengkap dan benar. Jadi, yang saya harapkan anda mengisi data di kolom nama juga harus benar-benar menggunakan nama lengkap, sesuai dengan nama yang tertera di kartu ujian. Janganlah sekali-kali kalian menggunakan nama samaran, nama panggilan pacar, atau nama kalian yang berlapis nama pacar. Karena ini lembar jawaban, bukan pasir Ancol. Atau buat yang anak alim, janganlah sekali-kali kalian menuliskan nama dengan tulisan "Hamba Allah" atau "No Name", karena ini ujian, gaes, bukan pundi amal.

4. Meminta Jawaban
Tips yang paling penting yang harus anda ketahui setelah memasuki waktu ujian adalah bagaimana caranya meminta jawaban kepada teman secara baik dan benar. Pertama-tama, jangan pernah sesekali anda mencoba untuk meminta izin kepada pengawas, seperti, "Ibu! Bolehkah saya melihat jawaban teman saya?" atau jangan pernah juga sesekali anda bertanya kepada teman anda, tapi menggunakan bahasa daerah masing-masing. Anda menggunakan bahasa Padang, tapi ternyata dia asli Jawa. Tapi cobalah dengan berpura-pura batuk, tapi batuknya sambil nyebutin nama lengkap, seperti, "OHOK-OHOK-SATRIARAMADHAN-OHOKOHOK" atau kalau dia nggak dengar, coba beralih ke teman yang ada di depan anda dengan, "Ssst... ssst.. ssst.." secara halus di telinga kanannya. Kalau sedekat itu dia masih nggak mau nengok, coba dekatkan ke telinga kanannya lagi, lalu bisikan, "Guweh kirah, eloh asik."

5. Memberi Jawaban
Kalau barusan saya memberikan tips tentang bagaimana caranya meminta jawaban, rasa-rasanya kurang pas kalau saya nggak memberikan tips tentang bagaimana caranya memberi jawaban. Yang pertama kali harus anda tanamkan dalam pikiran anda adalah; ikhlas. Kalau anda tidak ikhlas, astagaaaa, jawabannya haram buat yang make. Dosa.

Nah, ketika sudah ikhlas, harap berikan jawaban yang sesuai pada lembar jawaban anda. Jangan ketika teman sedang kesusahan, dan nanya, "Ssst... ssst... ssst.. nomor satu apaaaah?" anda malah menjawab, "Ketuhanan yang maha esaaaah" atau bahkan, "Nomor satuh ituh kamuuuuuuh. <3" 

Dan khusus buat siswa yang berjiwa dagang, jangan pula ketika teman bertanya, "Ssst.. dua?" sambil memberikan isyarat jari, anda malah menjawab, "Dua? Pedes nggak?"

6. Ketika Ditanya Pengawas Kenapa Belum Diisi
Terkadang, ada masanya ketika kita bingung harus mengerjakan apa, dan ketika mencoba bertanya ke teman, tapi si teman malah nggak dengar atau pura-pura nggak dengar. Jadinya? Ya, jawabannya nggak diisi. Mungkin hal ini akan biasa saja ketika pengawas tidak mengawasi lembar jawaban anda. Tapi kalau dia sudah mengawasi, dan bertanya, "Lah? Kok belum diisi? Kamu nggak belajar?!" mungkin ada aura panik yang terpancar dari tubuh kita.

Untuk itu, buat anda yang apabila pada saat ujian mengalami kejadian seperti ini, hendaknya jangan panik. Tapi, anda cukup stay cool dan bilang, "Ibu, untuk masalah jawaban, hanya Tuhan saja yang boleh tau. :)"  #problemsolved

7. Mengumpulkan Lembar Jawaban
Pada dasarnya, pengawas sangat terlihat bahagia ketika anak muridnya nggak bisa menjawab soal, gara-gara soalnya susah. Untuk itu, sesulit apapun soalnya, jangan pernah ketika mengumpulkan jawaban, anda mengucapkan keluhan di depan pengawas seperti, "Aduuuh, ibuuuk! Soalnya kok susah, sih?!" tapi ucapkanlah, "Aduuh, ibuuuk! Saya kira soalnya gampang lho, Bu! Eh, ternyata emang gampang.."

Begitulah sekiranya tips ujian dari saya untuk anda. Semoga, tips yang saya berikan sangat membantu anda dalam mengerjakan soal. Tapi yang perlu saya tekankan, dalam mengerjakan soal hendaknya percaya pada diri sendiri. Jangan terlalu percaya sama teman. Gak baik. Kecuali teman yang pintar.

Anyway, good luck buat kamu-kamu yang lagi ujian sekolah! Semoga sukses!


21 komentar:

  1. selain lembar jawaban yang harus dikumpulin, jangan lupa kertas soalnya juga, ga usah dibawa pulang, percuma!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahahahaha, bawa pulang aja. Buat bungkus gorengan.

      Hapus
    2. hahahaahah bisa juga sih, atau kasih aja ke penjual sayur buat bungkus cabe

      Hapus
  2. wkwk taek emang, tapi itu emang lebih realita si ketimbang kata kata motivasi

    BalasHapus
  3. ngebuletin lembar jawabannya juga biasa aja.. jangan diukir-ukir apalagi dibikin kaligrafi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wuoh iya bener. Ngiteminnya juga jangan dipilok.

      Hapus
  4. 'kamu' nya siapa tuh kak duuh

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. Yah langsung ga semangat begitu liat kalimat terakhir. :"

    BalasHapus
  7. Gue pernah tuh bang. Saking mau nyingkirin bangku belakang, rame rame sekelas gotong gotongan buang bangku sama mejanya sekalian ke samping kelas yang langsung halaman belakang lewat jendela. HAHAH

    BalasHapus
  8. di point ke-3 kata fokus jadi fokeus #korbanalay

    btw makasih tipsnya bang sat

    BalasHapus
  9. Jangan lupa pas ngisi kolom tanggal pakenya tanggal ujian, jangan tanggal jadian atau tanggal putus sama mantan bang. Nyesek lah pasti

    BalasHapus
  10. Untung gue udah lulus sekolah ya bang. *toss

    BalasHapus
  11. Inget juga, kalo ngisi kolom nomor ujian yah pake nomor ujian yg bener. Jgn pake nomor hp. dikira pengawas mau iseng2 sms lo "hai kamu, cumungut eaa ujiannya:*"

    BalasHapus
  12. Hahaha. Kalo gue biasanya didatengin pengawas karena tidur-tiduran. Maklum, biasa keluar pertama. Kancut ngomong apaan gue.

    Btw, sepertinya baru pertama kali ke sini, salam kenal ya Sat. \:D/

    BalasHapus
  13. Gue di sekolah dipanggilnya Au, jadi kalo minta contekan ke gue mereka pura-pura kesakitan trus bilang "Auu.. auuu.." pasti gue nengok.

    BalasHapus

Komenin Ya!