Rabu, 19 Maret 2014

Tips Ujian

Standard
Denger-denger anak kelas 3 SMA lagi pada ujian sekolah? Trus mau menghadapi ujian nasional juga? Astagaaaa, sebagai senior, gue merasa gagal dalam memahami dan membimbing pemuda-pemudi Indonesia untuk meneruskan cita-cita para proklamator. Untuk itu, gue bakalan ngasih beberapa tips, agar ujian kalian jadi lancar dan terhindar dari marabahaya. Ingat, tips ujian ini bukan hanya untuk kelas 3 aja ya. Semua tingkat juga bisa.

Umm... sebelumnya, saya mohon tips ini dibaca dengan serius. Saya lagi nggak mau bercanda. Trims.

1. Sebelum Ujian
Kalau kata orang, sebelum ujian harus belajar dan berdoa. Menurut saya, statement tersebut sangat keliru pada zaman sekarang. Betul, yang anda harus lakukan sebelum ujian adalah menyingkirkan kursi kosong yang ada di belakang kelas. Tau kenapa? Kalau sampai ada kursi kosong yang ada di belakang kelas, ini bisa jadi pemicu pengawas untuk duduk, dan mengawasi punggung anda dengan tatapan tajam. Kalau seandainya ini semua terjadi, lidah anda pasti akan membeku, kepala pun demikian. Atau boleh saja anda menaruh kursi di belakang kelas, asalkan, kursinya kursi pelontar. Jadi, ketika pengawas duduk, DUARRRR! Dia terbang ke langit.

2. Membaca Doa
Setelah menyingkirkan kursi kosong, tahap selanjutnya yang harus anda lakukan adalah berdoa. Kalau kata pesan orangtua, sebelum memulai sesuatu, hendaknya kita berdoa terlebih dahulu agar diberi kelancaran. Betul, jujur, saya termasuk orang yang kalau mau ngapa-ngapain pasti berdoa dulu. Mau makan, doa. Mau tidur, doa. Bahkan, pas mau nyolokin flashdisk aja saya doa dulu. Biar aman.

Nah, yang perlu saya ingatkan kembali, bacalah doa yang maknanya nyambung, tetapi efisien. Jangan sebelum ujian, malah baca doa makan. Atau karna saking semangatnya mau ujian, bacanya surat Al-Baqoroh, terus udahannya dua hari. 

Tenang, doa apapun asalkan niatnya baik, pasti didengar kok oleh Tuhan YME. *kibas jambul*

3. Pengisian Nama
Sebelum fokeus untuk menjawab soal, pastikan dalam pengisian data juga harus lengkap dan benar. Jadi, yang saya harapkan anda mengisi data di kolom nama juga harus benar-benar menggunakan nama lengkap, sesuai dengan nama yang tertera di kartu ujian. Janganlah sekali-kali kalian menggunakan nama samaran, nama panggilan pacar, atau nama kalian yang berlapis nama pacar. Karena ini lembar jawaban, bukan pasir Ancol. Atau buat yang anak alim, janganlah sekali-kali kalian menuliskan nama dengan tulisan "Hamba Allah" atau "No Name", karena ini ujian, gaes, bukan pundi amal.

4. Meminta Jawaban
Tips yang paling penting yang harus anda ketahui setelah memasuki waktu ujian adalah bagaimana caranya meminta jawaban kepada teman secara baik dan benar. Pertama-tama, jangan pernah sesekali anda mencoba untuk meminta izin kepada pengawas, seperti, "Ibu! Bolehkah saya melihat jawaban teman saya?" atau jangan pernah juga sesekali anda bertanya kepada teman anda, tapi menggunakan bahasa daerah masing-masing. Anda menggunakan bahasa Padang, tapi ternyata dia asli Jawa. Tapi cobalah dengan berpura-pura batuk, tapi batuknya sambil nyebutin nama lengkap, seperti, "OHOK-OHOK-SATRIARAMADHAN-OHOKOHOK" atau kalau dia nggak dengar, coba beralih ke teman yang ada di depan anda dengan, "Ssst... ssst.. ssst.." secara halus di telinga kanannya. Kalau sedekat itu dia masih nggak mau nengok, coba dekatkan ke telinga kanannya lagi, lalu bisikan, "Guweh kirah, eloh asik."

5. Memberi Jawaban
Kalau barusan saya memberikan tips tentang bagaimana caranya meminta jawaban, rasa-rasanya kurang pas kalau saya nggak memberikan tips tentang bagaimana caranya memberi jawaban. Yang pertama kali harus anda tanamkan dalam pikiran anda adalah; ikhlas. Kalau anda tidak ikhlas, astagaaaa, jawabannya haram buat yang make. Dosa.

Nah, ketika sudah ikhlas, harap berikan jawaban yang sesuai pada lembar jawaban anda. Jangan ketika teman sedang kesusahan, dan nanya, "Ssst... ssst... ssst.. nomor satu apaaaah?" anda malah menjawab, "Ketuhanan yang maha esaaaah" atau bahkan, "Nomor satuh ituh kamuuuuuuh. <3" 

Dan khusus buat siswa yang berjiwa dagang, jangan pula ketika teman bertanya, "Ssst.. dua?" sambil memberikan isyarat jari, anda malah menjawab, "Dua? Pedes nggak?"

6. Ketika Ditanya Pengawas Kenapa Belum Diisi
Terkadang, ada masanya ketika kita bingung harus mengerjakan apa, dan ketika mencoba bertanya ke teman, tapi si teman malah nggak dengar atau pura-pura nggak dengar. Jadinya? Ya, jawabannya nggak diisi. Mungkin hal ini akan biasa saja ketika pengawas tidak mengawasi lembar jawaban anda. Tapi kalau dia sudah mengawasi, dan bertanya, "Lah? Kok belum diisi? Kamu nggak belajar?!" mungkin ada aura panik yang terpancar dari tubuh kita.

Untuk itu, buat anda yang apabila pada saat ujian mengalami kejadian seperti ini, hendaknya jangan panik. Tapi, anda cukup stay cool dan bilang, "Ibu, untuk masalah jawaban, hanya Tuhan saja yang boleh tau. :)"  #problemsolved

7. Mengumpulkan Lembar Jawaban
Pada dasarnya, pengawas sangat terlihat bahagia ketika anak muridnya nggak bisa menjawab soal, gara-gara soalnya susah. Untuk itu, sesulit apapun soalnya, jangan pernah ketika mengumpulkan jawaban, anda mengucapkan keluhan di depan pengawas seperti, "Aduuuh, ibuuuk! Soalnya kok susah, sih?!" tapi ucapkanlah, "Aduuh, ibuuuk! Saya kira soalnya gampang lho, Bu! Eh, ternyata emang gampang.."

Begitulah sekiranya tips ujian dari saya untuk anda. Semoga, tips yang saya berikan sangat membantu anda dalam mengerjakan soal. Tapi yang perlu saya tekankan, dalam mengerjakan soal hendaknya percaya pada diri sendiri. Jangan terlalu percaya sama teman. Gak baik. Kecuali teman yang pintar.

Anyway, good luck buat kamu-kamu yang lagi ujian sekolah! Semoga sukses!


Minggu, 16 Maret 2014

Hal yang Patut Diperjuangkan

Standard
Di buku Manusia Setengah Salmon karya Raditya Dika, dia mengutarakan dari berbagai kejadian kalau esensi dari kehidupan adalah perpindahan. Apapun itu, mulai dari perpindahan rumah, sampai ke permasalahan paling kompleks di bumi ini, perpindahan hati. Gue sangat setuju sama statement beliau. Ya, esensi dari kehidupan memang perpindahan. Lengkapnya, perpindahan untuk menuju kebahagiaan.

Baru-baru ini gue sempet ngobrol cukup serius sama sahabat gue. Namanya, Rama (nama disamarkan) (suara juga disamarkan), dia sedikit berbagi keluh kesah dengan gue tentang kasus percintaannya dia. Mungkin kalau gue berada di posisi dia, gue juga akan sama persis dengan dia. Sama-sama bingung nanggepinnya gimana. Tapi, hal inilah yang mendasari gue buat bercerita di sini, ya mungkin aja ada yang pernah ngalamin, atau sedang mengalami kasus seperti ini. Jadi, kita bisa saling berbagi argumen.

Bisa dibilang, sahabat gue ini orang yang terlalu selektif dalam memilih pasangan. Beberapa wanita yang dia dekati, selalu mau sama dia. Selalu pengin jadi kekasih dia. Akan tetapi, ketika berada di proses PDKT, dan si gebetannya tersebut sudah mau sama dia, dia sering meninggalkan wanita tersebut dengan alasan, "nggak cocok" sontak gue bingung kenapa nggak cocok, dari dua (kalau dijumlahin, semua gebetannya kira-kira ada 10 lebih) gebetan sebelumnya (yang menurut gue cantik), gue tanya satu-persatu alasan kenapa dia bisa ninggalin wanita tersebut. 

Mulai dari cewek pertama. Cewek pertama, sebut aja namanya A, dia bertemu wanita ini di salah satu ajang turnamen basket di daerah Jakarta. Dia berkenalan, dekat, dan sempat beberapa kali jalan bareng ke sebuah pusat perbelanjaan. Mungkin menurut orang-orang, PDKT adalah hal yang pasti. Hal yang pasti untuk jadian ketika keduanya sudah saling berkomunikasi secara intense dan sudah sering menghabiskan waktu berdua. Tapi untuk dia, hal tersebut bukan berarti sudah diharuskan untuk jadian. Menurutnya, PDKT adalah proses pencocokan yang di mana, ketika sekiranya merasa tidak bagus untuk ke depannya dalam hal proses PDKT, lebih baik berhenti dari sekarang, daripada ketika sudah pacaran, lalu putus di tengah jalan. Dia mencoba untuk mengerti wanita tersebut, sampai akhirnya, dia merasakan kalau wanita tersebut tidak cocok untuk dia. Ya, wanita tersebut memiliki sifat kekanak-kanakan.

Ketika gue tanya, "Kenapa lo nggak mau sama dia? Bukannya cewek emang selalu punya sifat kekanak-kanakan?" Rama menjawab, "Memang, wanita selalu punya sifat kekanak-kanakan. Dan yang lo harus bedain, ada yang kekanak-kanakan dari sananya (memang sifat dasarnya), ada juga yang kekanak-kanakan yang dibuat-buat. Kalau kekanak-kanakan yang dari sananya, gue sangat menerima tipe wanita tersebut. Gue malah suka sama tipe cewek seperti itu, seriously. Tapi dia, kekanak-kanakannya dibuat-buat. Dia pengin keliatan imut di depan gue. Dan gue, nggak suka dengan caranya dia yang dibuat-buat. Gue geli." 

Dia pun ninggalin cewek tersebut.

Sekarang cewek yang kedua. Setelah dia menceritakan dengan panjang lebar ke gue, intinya, dia sebenarnya kenal sama wanita ini udah lama. Udah lama banget. Dan gue pernah ditunjukin fotonya sama dia, menurut gue, ceweknya ini cantik. Cantik, putih, behel, ya pokoknya begitulah. Anak Jakarta banget gayanya. Karena gue penasaran, gue tanya lagi, "Kenapa cewek secantik ini lo tinggalin?" dia menjelaskan cukup panjang lebar ke gue. Singkatnya, menurut informasi teman-temannya, wanita ini memang mempunyai perasaan yang sama dengan Rama. Dia sama-sama suka. Tapi sayangnya, Rama ngerasa kalau dia berjuang sendirian untuk mendapatkan hati si wanita tersebut. Sebenarnya, cinta itu simple, kalau kita suka, kejar. Jangan sesekali mengandalkan gengsi buat memiliki hati orang lain yang apalagi memang kalian suka. Meskipun ada ungkapan, "Aku kan ceweeek.." oke, masih bisa diterima. Mungkin salah satu cara selain mengejar adalah; menunjukkan. Dengan hanya menunjukkan, itu saja rasanya sudah cukup membantu kaum pria yang sedang memperjuangkan kalian. Bukan karena mengandalkan gengsi, lantas kalian berpikir, "Gue kan cewek. Kalau lo mau sama gue, ya kejar. Masa bodo. Ikutin cara main gue." no, big no. Tugas wanita memang menunggu pria, dan tugas pria memang mengejar wanita. Sudah ada peran masing-masing. Tapi, jangan pernah melupakan kalau selain menunggu, tugas wanita yang harus dilakukan adalah; menunjukkan.

Akhirnya, dia ninggalin cewek tersebut dengan alasan; "Gue ilfeel"

Hingga akhirnya, dia menemukan sesosok wanita yang selama ini dicari-cari oleh dia. Ya, namanya Mili (nama disamarkan) (suara juga). Sebelum dia bercerita panjang, terlebih dahulu gue dikasih liat fotonya. Dari sepenglihatan gue, Mili memiliki paras yang cantik, putih, manis, lucu, dan menurut gue emang perfect. Mungkin kalau gue kenal Mili, gue juga bakalan naksir berat sama dia. 

Lantas, gue coba tanya lagi, "Trus, kalau Mili? Apalagi masalahnya, Ram?"

Seketika gue speechless mendengar ceritanya. Rama bercerita, mulai awal dia kenal sama Mili, Mili bisa mengubah dia dalam hal segalanya. Mulai dari yang biasanya nggak pernah begadang, mendadak jadi sering begadang hanya untuk menemani Mili mengerjakan tugas. Mulai dari yang tadinya malas untuk bangun pagi, jadi rajin hanya karena nggak mau keduluan mengucapkan, "Selamat Pagiiiii". Sampai ke hal yang konyol seperti sengaja pulang tengah malam, naik motor, hanya untuk mendapatkan ucapan, "Hati-hati ya di jalan. Udah malem. Baca doa ya.." yang nggak pernah dia dapatkan sama sekali dari orang-orang sebelumnya. Ya, terkadang, hanya karena jatuh cinta seseorang bisa cepat berubah dengan drastis. Bisa melakukan hal-hal konyol yang bisa dibilang di luar akal sehat. Dan bisa juga membuat seseorang tersebut melakukan kegiatan yang sebelumnya belum pernah mereka lakukan. Namun, rasa saling suka dan saling perhatian yang dijalankan oleh Rama dan Mili ternyata nggak cukup buat mereka bisa menyatu. Kenyataannya, Mili sudah terlebih dahulu dimiliki sama orang lain.

Sampai tahap ini, gue kaget. Gue bener-bener kaget. Kenapa Rama bisa ngedeketin cewek, dengan kondisi dia punya pacar. Dia pun menjelaskan ke gue cukup panjang tentang Mili. Awalnya, dia memang nggak berminat sama sekali untuk mengganggu hubungan orang. Sampai akhirnya dia tahu kalau Mili setia terhadap orang yang salah. Dia setia dengan seseorang yang jelas-jelas nggak bikin dia bahagia, bahkan tertekan. Tapi salutnya Rama, Mili bisa menutupi segala tekanan tersebut dengan segala sifat keceriaan yang dia miliki. Itu lah yang membangun pikiran Rama untuk meyakinkan Mili kalau dia nggak pantas dengan orang tersebut, dengan menjadikan dirinya sebagai pilihan Mili. Menurut Rama, Mili lebih cocok dibahagiakan daripada dikecewakan. Dan juga menurut Rama, Mili sebenarnya tertekan, namun, karena bingung harus berbuat apa, Mili pun mencoba setia. Tepatnya, kesetiaan yang salah. Walaupun tindakan Rama penuh dengan resiko, tapi yang sering diingat oleh Rama adalah, "Tidak ada kebahagiaan yang datang tanpa resiko" ya, sesimpel itu pikirnya. 

Gue coba liat chat Rama dengan Mili. Sontak gue kaget. Rama berubah dalam hal chat. Yang biasanya kalau chat cuek, berubah jadi perhatian. Super perhatian. Yang tadinya formatnya dewasa, berubah menjadi kekanak-kanakan. Tapi itu semua, Rama lakukan hanya untuk Mili. Ya, hal yang gue bilang bodoh tersebut ternyata Rama lakuin. Mili memang tipe wanita yang paling beda ditemuin Rama. Rama merasa, Mili benar-benar cocok untuk dia. Semua aspek yang selama ini Rama cari, ternyata semuanya melekat pada diri Mili. "Mili itu lucu, dia berhasil membuat gue selalu semangat, membuat gue selalu tertawa, membuat gue jadi mood buat ngapa-ngapain, dan yang paling gue suka dari Mili adalah; dia menunjukkan ketertarikannya sama gue. Dia nggak menuhankan gengsi. Dia apa adanya. Dia orang yang selama ini gue cari. Dia yang bisa mengembalikan rasa percaya diri gue setelah gue kehilangan orang yang gue sayangi sebelumnya. Ya, dia se-perfect itu di mata gue. Gue nggak akan rela melepaskan orang yang jelas-jelas patut diperjuangkan seperti dia (Mili). Orang yang jelas-jelas sangat bisa dan sangat sanggup buat gue bahagiain. Jadi, selama dia nggak bahagia sama pacarnya, gue bakalan tetap memperjuangkan dia. Apapun caranya." jelas Rama ke gue. Setelah mendengar perkataan tersebut, gue nggak bisa ngomong apa-apa lagi. Gue cuma bisa berharap sahabat gue bisa jadian sama dia. Walaupun, pada akhirnya hanya Tuhan yang menentukan jalannya.

Namun, semua usaha dan niat Rama pupus ketika dia melihat beberapa hal yang membuatnya untuk mundur mengejar Mili. Ya, kemesraan di social media. Setelah melihat itu, Rama berpikir kalau pemikirannya selama ini salah. Mili ternyata (keliatannya) bahagia. Walaupun belum tau pasti hal tersebut kebahagiaan sesungguhnya atau semu, yang jelas, Rama mempunyai prinsip kalau sampai kapanpun nggak akan mau merusak hubungan seseorang yang sudah jelas-jelas kedua pihaknya saling bahagia. Apapun kenyataannya, itu bentuk pilihan dari Mili. Mili memilih untuk tetap sama dia. Dia yang awalnya Rama pikir nggak bisa bikin Mili bahagia. Walaupun kenyataan itu semua menyakitkan bagi Rama, tapi, Rama mencoba menerimanya sebagai konsekuensi dari tindakan yang telah dia lakukan. Ya, patah hati. Rama pun mundur. Sekarang, Rama hanya bisa berharap kalau suatu saat nanti, dia bisa menemukan Mili-Mili yang lain, yang bisa mengembalikan rasa kepercayadiriannya setelah dia kehilangan orang yang dia sayang sebelumnya.

Begitulah kisah sahabat gue. Gue pun terharu sebenarnya. Cuma, ya mau gimana, kalau keadaan sudah memaksa, nggak akan ada lagi yang bisa menolong. Kalau gue liat dari sisi Mili, dia pasti dilema untuk memilih di antara dengan Rama, atau dengan pacarnya yang sekarang. Karna kalau seandainya Mili memilih dengan Rama, kemungkinan dia akan menanggung beban moral. Di satu sisi dia bisa mengikuti kemauan hatinya (untuk memilih Rama), di sisi lain akan timbul rasa bersalah dari dalam dirinya. Tapi, dari kisah ini gue dapat pelajaran kalau, "Perjuangkanlah seseorang yang memang patut diperjuangkan, meski dipenuhi dengan berbagai resiko. Dan perlu diingat, dalam hal percintaan, hendaknya membahagiakan orang lain, bukan mencuri kebahagiaan orang lain."

Senin, 03 Maret 2014

Mendadak Axel

Standard

Mungkin kemarin ada yang sempet bertanya-tanya, kenapa gue bisa muncul di teaser seri buku #HEARTBREAKERS. Awalnya, gue juga kaget kenapa bisa ditunjuk sama salah satu editor GagasMedia, @Carimichan, sebagai talent dalam teaser novel tersebut. Jadi ceritanya gini, waktu hari apa gitu gue lupa, gue main ke kantor GagasMedia yang ada di daerah Jagakarsa, Jakarta Selatan. Ketika gue lagi ngobrol, santai, tiba-tiba kak Michan (panggilannya @carimichan), langsung nyamperin gue dan nunjuk gue begitu aja buat jadi talent-nya. Talent-nya ya, bukan talent-an. Gue bener-bener kaget kenapa kak Michan langsung nunjuk gue begitu aja. Awalnya, gue kira kak Michan main asal nunjuk gara-gara dia lagi terpengaruh obat-obatan terlarang, jadinya mabok. Tapi ternyata enggak. Setelah gue tanya kenapa gue yang ditunjuk, dia bilang kalau muka gue mirip sama salah satu tokoh yang ada dalam novel tersebut, Axel. Karna gue penasaran, gue tanya aja, "Mirip gue? Mana coba liat gambarnya,". Pas gue liat.... ternyata emang beneran mirip. Tapi tetep, gantengan gue. Abis itu dia nanya lagi, "Gimana? Mau, nggak?" yaudah, karena dia bilang durasi videonya cuma 30 detik, dan katanya gue juga nggak akan acting yang aneh-aneh, akhirnya gue terima tawarannya. Bukannya apa, kalau disuruh acting yang aneh-aneh kayak ngeloncatin lingkaran api, ngebanting sapi jadi abon, nyubit-nyubitin landak, gue juga bakalan mikir buat nerima tawarannya. Setelah gue terima tawarannya, akhirnya gue dikasih jadwal syutingnya. Baru deh abis itu gue pulang.

Sesampainya di hari 'H', gue dikenalin sama yang nge-direct teaser-nya, kak @heykila. Begitu dia nyampe ke kantor GagasMedia, kita langsung take di studio Gagas, di lantai 2. Awalnya, gue bingung kira-kira mau ngapain selama 30 detik di depan kamera nanti. Gue mikir apa jangan-jangan di video nanti bakalan ada adegan gue jadi gembel, ngemis, trus tiba-tiba pas lagi asik ngemis dikasih novel #HeartAttack? Apa jangan-jangan gue syuting cuma diem, didandanin jadi buku, trus gue guling-gulingan dari atas sampe bawah di tangga redaksi Gagas? Gue bener-bener nggak ada bayangan sama sekali tentang acting gue nanti. Tapi setelah dikasih tau kak Michan, akhirnya gue lega karena ternyata gue acting sebagai calon personel boyband (yang punya sifat grogian), yang lagi audisi buat masuk ke dalam boyband #HEARTBREAKERS.

Beberapa jam kemudian, sempet beberapa kali ngulang take, akhirnya syuting teaser-nya kelar. Gue sebenarnya rada ngeri dengan hasil akhirnya. Yang gue takutin, bukunya malah nggak laku gara-gara di teasernya ada muka gue. Kan ngeri aja kalau seandainya bukunya udah tersedia di toko buku, trus pas ada pembaca yang mau beli, tiba-tiba ada mas-mas toko buku yang bilang, "Eh, jangan beli buku yang itu! Modelnya si Satria. Udah, beli buku yang lain aja!" bisa kacau dunia perbukuan. Sebelum bener-bener pulang, gue baru sadar kalau gue nggak tau apa-apa tentang isi bukunya. Yang gue tau, gue harus dateng dengan dandan ala-ala boyband, yang lengkap dengan sisa-sisa ketampanan yang kekal ini. Yaudah, karena penasaran, gue nggak langsung pulang. Gua nanya-nanya dulu ke kak Michan tentang isi novelnya.

Gue yang awalnya nggak suka novel ber-genre selain komedi, mendadak tertarik jadi pengin ikutan baca novel serial #HEARTBREAKERS ini. Gimana enggak, katanya, buku seri #HEARTBREAKERS ini bakalan ada 4 seri. Seri yang pertama, bukunya berjudul Heart Attack, dan tokoh utamanya ya si Axel ini. Secara garis besar, buku Heart Attack ini akan menceritakan tentang bagaimana caranya si tokoh utama, Axel, bisa masuk ke dalam boyband yang bernama #HEARTBREAKERS. Jadi, sebelumnya boyband #HEARTBREAKERS ini emang udah terkenal banget. Terkenalnya udah nggak ada obat pokoknya. Tapi, gara-gara terlalu tenar ini Leader-nya, Dima, malah jadi kena syndrome nervous breakdown. Tau maksudnya nervous breakdown? Jadi, semacam stress yang ditimbulkan gara-gara ketenarannya gitu deh. Dan gara-gara udah bener-bener stress, makanya dia ninggalin #HEARTBREAKERS. Nah, dari sini baru pihak manajemen #HEARTBREAKERS, Popster Entertainment, nyari personel boyband baru lewat audisi-audisi. Nggak tau persis audisinya antar kelurahan atau gimana, yang jelas, dari audisi inilah yang akhirnya mempertemukan #HEARTBREAKERS dengan orang yang bernama Axel ini. Gitu. Tapi, pas gue tanya-tanya lagi isinya apaan aja ke kak Michan, dia bilang, "Isinya? Ra-ha-sia. Beli aja nanti bukunya!" sial, jadi penasaran kan. Yaudalah, karena mau ada acara, abis itu akhirnya gue pulang beneran.

Naaaah, setelah seminggu lebih nunggu, akhirnya minggu kemarin video-nya udah jadi. Awalnya, gue kira hasilnya malah kacau gara-gara gue yang jadi talent-nya. Tapi pas diliat, ternyata hasilnya keren. Gue jadi keliatan lebih ganteng di video-nya. Sebelas-dua belas lah pokoknya sama Herjunot Ali. Gue kira di hasil akhir videonya, muka gue bakalan di-blurin, kepala gue dilingkarin warna merah, trus ada tanda panah dengan embel-embel "Perhatikan gambar berikut ini", tapi ternyata enggak. Alhamdulillah.

Oiya, ngomong-ngomong udah pada tonton teaser yang ada guenya? Nih, kalau belum tonton dulu. Klik di sini. Nanti gue bakalan bagi-bagi 2 novel gratis lho. Lumayan banget. Apalagi buat pelajar yang uang jajannya masih 3000 per hari.

Sabtu, 01 Maret 2014

Thank You, All!

Standard
Thank u, @silabidadari.

28 Februari kemarin, akhirnya gue ulang tahun. Kalau dipikir-pikir udah lama juga ya nggak ulang tahun. Apa ini cuma perasaan gue aja, ya? Serasa udah berbulan-bulan gitu gue nggak ulang tahun. Kalian ngerasa gitu juga, nggak? Apa emang cuma gue sendiri?

Tahun ini emang tahun perdana gue ngerayain ulang tahun sendirian. IYA SENDIRIAN. Biasanya, pada tahun-tahun sebelumnya di tanggal ini selalu ada aja orang special yang menemani gue. Selalu ada aja orang yang ngumpet di kamar gue, bawa kue, kado, trus nyanyi-nyanyi. Kadang, gue suka lupa kalau bumi ini kehidupannya selalu berputar. Di saat seseorang itu punya harta, mungkin suatu saat nanti akan kehilangan hartanya. Di saat seseorang itu punya kemampuan, mungkin suatu saat nanti akan kehilangan kemampuannya. Begitu juga gue, di saat taun-taun sebelumnya ada orang yang menemani, mungkin sekarang emang lagi saatnya gue harus ngerayain ini semua sendirian. IYA SENDIRIAN.

Tapi, kesendirian gue di tahun ini akhirnya cukup terobati setelah melihat ulah temen-temen deket gue dan juga ulah temen-temen Twitter gue. Walaupun gue ngerasa ulang tahun kali ini agak 'sepi', tapi dengan kekonyolan mereka, rasa-rasanya ulang tahun gue di tahun 2014 ini jadi lebih rame. Jadi lebih berbeda. Dari yang biasanya ngerayain ulang tahun perasaannya seneng, terharu, sekarang semua perasaan itu benar-benar berubah. Berubah jadi pengen nampol-nampolin anak orang. Jadi pengen masukin anak orang ke lobang-lobang galian. Jadi pengen ngejitak-jitakin anak orang pake bom molotov. Tapi, ya mau gimana lagi. Sekalipun mau masukin mereka ke alam barzah juga rasanya nggak mungkin. Gue kan nggak tau rumah-rumah mereka. Mau nyewa boneka Voodoo, tapi gue nggak punya kenalan dukun santet. Yaudalah, akhirnya gue cuma bisa sabar aja.

Mungkin kalian bingung maksud dari omongan gue di atas itu apa. Nah, di tulisan ini, gue mau ngasih tau nih ke pembaca-pembaca blog gue, tentang apa aja hal yang kemarin temen gue (maupun temen Twitter), kasih ke gue. Mulai dari mention yang bikin naik darah, sampai ke berbagai kreasi unik, yang menurut gue kado terindah di hari ulang tahun gue pada tahun ini. Nih, langsung liat aja apa yang mereka lakuin.

Dimulai dari mention >>
Kalau diliat-liat, sepertinya dek Tiara ini ngetwitnya pake HP Esia.
Duh dek @Dikkeidwikei, saya jadi bingung mau bilang apa.
Makin nggak ngerti sama @tranitiautami ini.
Dek @NovrianiSijabat, kurang-kurangin ya nonton iklan Dapur Umami-nya.
Dear dek Omika. Sepertinya kamu lagi butuh piknik. Saya saranin pikniknya di kandang komodo aja ya.
Dek Aulia.. kamu bisa panah lambung saya aja, nggak?
Dek Nadya.... INI MAKSUDNYA APA YA?!
Dear Iqbal.... YANG ULANG TAHUN SEBENARNYA SIAPA YA??!
Anita... INI APA SIH??! SEJAK KAPAN SAYA NIKAHIN IBU KAMU!
Dek Pici, Pakde capek, Nak.... MANA ADA YA SURPRISE BILANG-BILANG!
Desi, kamu tau nggak akun yang kamu minta saya ucapin itu akun siapa? ITU AKUN SAYA!
Kalau ketemu orang ini di jalan, tolong masukin ke galian PLN ya! Trus twitpic! IYA TWITPIC!
 BODO AMAT YA SAUDARA YUSUF!
SORRY YA NIKEN! SAYA GAK BISA DIBEGOIN! INI BUKAN GOOGLE YANG NGUCAPIN! INI YAHOO!
TERIMA KASIH YA SAUDARI VALERI! SAYA TERAMAT KAGUM!
Tuh, kesel kan ngeliatnya? Nggak cukup sampai situ aja penderitaan gue. Masih ada lagi orang yang bikin darah gue jadi makin naik. Pada umumnya, orang kalau lagi ulang tahun kan diucapin selamat, trus didoain yang baik-baik kan ya. Eh, kalau yang ini malah nyari koreng.
Tya......... KALAU IYA TRUS KENAPA YA?! ADA MASALAH??!
Tapi di sisi lain, gue seneng. Di hari ulang tahun gue ini, ternyata ada beberapa orang asing yang ikut ngucapin happy birthday juga ke gue, dan mereka ngucapinnya pake bahasa yang beragam. Astagaa, bapake-ibuke di kampoeng harus tau ini tentang berita yang menggembirakan ini.
Bahasa Cina.
Bahasa Jepang.
Bahasa Korea.
Bahasa Mandarin.

Bahasa Jerman.
Bahasa Sunda.
Bahasa Jawa.
Bahasa Binatang.
Bahasa Planet.


Bahasa Alay.








*note: kalau ada nama bahasa yang salah, kasih tau ya.
Mereka semua bener-bener bikin gue speechless. Kecuali, bahasa yang paling akhir. Walaupun gue nggak tau pasti artinya ngedoain atau ngemaki-maki, tapi, gue anggap semua ucapan tersebut memiliki arti yang baik-baik semua. Kecuali, bahasa yang paling akhir. Anyway, makasih ya ucapan dalam bentuk bahasa asingnya, lumayan kan, kalau ada temen gue yang ulang tahun jadi tinggal gue copy-paste lagi aja. Kecuali, bahasa yang paling akhir.

Ummm, nggak cuma dalam bentuk tulisan aja sih. Ternyata, ada juga yang sampe bela-belain ngedit foto, bikin gambar, hanya demi ngucapin selamat ulang tahun buat gue. Astagaaaa, bapake-ibuke di kampoeng wajib tau ini gambare-gambarenya.
Thank u, @intandessyy.
Thank u, @ususwatun_.
Thank u, @CHAREP28.
Thank u, @rindusarah.
Thank u, @idaagstnn.
Thank u, @rzkynndy.
Thank u, @rosyita1106.
Thank u, @uziifauzia.
Thank u, @nurull_96
Thank u, @chrrfntsy.
Tuh dia 10 orang yang repot-repot bikinin gue sesuatu. Padahal, dengan mereka ngabisin waktu dengan bikin-bikin begituan kan berarti nunjukin banget ya. Nunjukin banget kalau mereka jomblo-jomblo kesepian tanpa arah, bak butiran upil yang biasanya nempel-nempel di kolong meja.

Naah, kalau dari tadi ucapannya dalam bentuk hinaan, cacian, dan gambar, buat yang terakhir ini adalah orang-orang yang ngucapin selamat ulang tahun dalam bentuk video. Ada 2 sih sebenarnya, ada yang dari Instagram, ada juga yang dari Youtube. Buat yang dari instagram, yang ngucapin si @miraaamor, dan waktunya tengah malem. Astagaaaa, betapa jomblonya anak ini. Di saat orang lain bangun tengah malem buat telpon-telponan sama pacar, dia malah bikin video. Nih, klik di sini kalau pada mau liat video-nya.

Buat video yang kedua, ini video datangnya dari @CHAREP28. Dia sampe bela-belain bikin video ucapan, yang durasinya sampai 10 menit. Uuuh, keliatan jomblo banget kan, ya? Dan di video ini, ada juga sahabat-sahabat gue yang ikut berpartisipasi dalam pembuatan video-nya. Ada @daraprayoga_, ada @cahgro, ada @AdhieFahmi, dan ada juga @falenpratama. Thank you all! *tinju lengan*


Tuh, itu dia beberapa bentuk ucapan ulang tahun ke gue, yang bikin ulang tahun gue jadi nggak kerasa sepi. Terima kasih semuanya. Terima kasih juga buat yang udah ngucapin via Twitter, Path, Line, Instagram, dan e-mail. Buat yang udah ngucapin via mention Twitter, sorry nggak bisa bales satu-persatu. Bukannya gue sombong atau apa, tapi karena emang mention yang masuk jumlahnya ratusan. Jadi bingung bales-balesinnya gimana. Gitu. Tapi, buat semua ucapan yang masuk udah gue baca semua kok. Nggak ada yang enggak gue baca. Sekali lagi, makasih doanya. Semoga doa yang baik-baiknya terkabul, dan doa yang buruk-buruknya ke kalian aja. Amiiiin.

Akhir kata, thank u all!