Jumat, 19 April 2013

Ambon Attacked

Standard
Pas liat artikel ini, bisa gue tebak, pasti pada bertanya-tanya gini kan,

"Kok, judulnya itu sih?"
"Kok, ada Ambonnya sih?"
"Kok, sok pake bahasa Inggris sih?" --skip--
"Kok, move-on itu susah sih?" --gausah dibahas--
"Kok, kalo abis putus mantan jadi cakep sih?" --gausah dibaca--

Ya....Mungkin ini salah satu bentuk takdir yang dihadirkan di kehidupan gue. Iya takdir buruk.
Banyak kejadian-kejadian yang menyakitkan di masa lalu. Sedih banget. Lebih sedih daripada Haci yang gak nemu-nemu Ibunya sampe sekarang, kemana ya kira-kira Ibunya Haci? Apa dia lupa ingatan? Apa dia tersesat dan tak tau arah jalan pulang? Apa jangan-jangan dia di-per-istri sama eyang Subur? Apa dia jangan-jangan sekarang udah jadi Selebtwit ? Semua itu pasti ada jawabannya. Mungkin lama. Lebih lama dari gebetan yang bio-nya gak ganti-ganti dan terus-menerus narok nama peliharaan-nya disana. Tragis.

Kok mama gak ngetwit.

#TruskenapajadibahasHaci

Lanjot....


Ngomong-ngomong, pas ngomong 'Lanjot' barusan, gue udah mirip Ariel, belum? Belum ya? Ah, sebagai Sahabat Noah dari Album 'Mimpi Yang Sempurna' sampe album 'Ariel ft Luna maya & Cut Tari' gue merasa gagal...


Balik maning nang Ambon....

Ya jadi gitu, ada beberapa peristiwa gue sama orang Ambon yang bakal gue tulis. Diantaranya:
"Babak-Belur di Hajar Ambon"
"Hipnotis Maut oleh Sekumpulan Ambon"
"Tragedi Rampok Duo Ambon"

Tuh, sebelum gue tulis, bayangin aja kejadiannya kayak gimana. Pedih kan? Iya emang lebih pedih dari BBM yang 'D'-nya 2 hari. Tapi masih mending, daripada pas liat contact dia, tapi udah gak ada (re: di-delcont).

Okay segini dulu..
Kalo gue ada waktu lagi, gue bakal ceritain satu-satu semua kejadian Absurd gue sama orang Ambon.




siyubabay :-----------*

0 comments:

Posting Komentar

Komenin Ya!